lolos snmptn
Monday, June 10, 2013
Sebenarnya hak mereka untuk memilih apa yang menurut mereka itu yang terbaik. Tapi selepas dari itu, kenapa mereka memilih jurusan yang mereka tidak minati di snmptn kemarin? Memangnya snmptn itu main-main? Coba-coba? Tolonglah, untuk siapapun yang sudah berhasil, hargai keberhasilan kalian, itu hasil dari pilihan [dan kerja keras untuk nilai rapor] kalian sendiri. Dan untuk peserta snmptn selanjutnya, mohon untuk mempertimbangkan baik-baik pilihan kalian. Terima kasih.
| 0 Comments | Email This
11-12 (1)
Assalamu'alaikum. Ini sambungan dari pos sebelumnya. Kali ini akan berisi rangkuman dari sepulang osn 2011 sampai osn 2012 berakhir.
16 September 2011, saya pulang dari Manado setelah gagal di OSN 2011. Dalam pikiran terbayang bagaimana mereka menanyakan hasil yang didapat, mengecewakan. "Setidaknya masih ada tahun depan" adalah kata-kata hiburan yang sering menjadi motivasi saat itu.
2012 :3
Tahun 2012 merupakan tahun yang saya tunggu-tunggu. Masa kelas XI ini entah kenapa yang ditunggu hanya OSN 2012 saja. Sudah melenceng dari hakikat sekolah ._. Sampai 'gak fokus belajar di sekolah, nilai ulangan ga bagus-bagus amat. Sepertinya titik minimum masa SMA ada di rentang waktu ini. Parah ah -_-
...
Untuk tahun ini, 33 memilih siswa yang akan dilatih berdasarkan nilai rapor. Seleksi internal hanya diadakan saat memilih wakil untuk tingkat kota. Saya yang waktu itu disuruh menyeleksi malah ikut nimbrung ngerjain soal. Hasilnya masih terhitung mengecewakan -_- ga menyentuh angka 90% untuk materi dasar di SMA.
Singkat cerita, OSK diadakan tanggal 3-4 April. Dalam rentang antara awal tahun 2012 sampai hari H, saya sempat diganggu satu beban pikiran, tugas yang jadi momok, mengarang lagu. duh -_- nasib jadi anak dengan jiwa seni rendah, katanya ga ada lagi tugas ngarang lagu tapi ternyata malah tambah susah. Tugas ini cukup mengganggu [saya] untuk persiapan OSK.
Mulai tanggal 2 April (ulang tahun gue tuh :3 . *gak penting) sekolah mengadakan Ulangan Tengah Semester. 33 juga ulang tahun, diadakan upacara peringatan saat tanggal 2 April (serasa dirayain deh :> ). Kami (peserta OSK) tentu saja terpecah konsentrasinya antara UTS dan OSK. Untung saja OSK ga di tengah-tengah UTS. OSK untuk bidang MIPA (tanggal 3 April) diadakan di SMAN 65 Jakarta. Pulang OSK, kami kelelahan (curhat) dan ga berniat ikut UTS, izin dulu ah. Cuaca siang itu cerah, dan sepertinya semua akan baik-baik saja, sampai..
Sekitar jam setengah 4-an saya pulang, naik angkutan umum. Saat masih di jalan sebenarnya langit sudah mendung, tapi benar benar tidak terpikirkan kalau awan-awan itu membawa petaka. Baru 50 meter melangkah, hujan turun dengan lebat. Saya berteduh di emperan toko, ditemani kecoa-kecoa yang keluar dari sarangnya karena got meluap. Soal OSN 2011 yang berada di tas kehujanan. Alhasil karena hujan ga berhenti berhenti juga saya nekat terobos dengan memeluk tas dan bermodalkan lindungan jaket dan berharap akan lindungan Yang Maha Kuasa dari segala jenis bahaya yang tidak terduga.
Keesokan harinya, ternyata banyak jalanan tergenang banjir sodara-sodara. Sebenarnya bukan kabar yang buruk-buruk amat karena jika terjadi hujan yang sangat amat lebat sekali, jalanan biasa tergenang banjir walaupun hanya sekian cm. Tapi semua berubah saat saya berangkat ke sekolah. Niat mau ikut UTS buyar setelah tahu kalau jalanan luar biasa macetnya. Jalan daan mogot macet parah, katanya. Celakanya jalan itu yang akan dilewati kendaraan perwakilan 33 untuk menuju SMAN 112 Jakarta untuk mengikuti OSK di hari kedua. Kami yang berangkat sekolah saja sampai berputar-putar, kelua masuk pasar cengkareng, 248, mall puri agung, JB, segala gang dijelajahi, tapi ujungnya mentok di depan ramayana, wong jalannya arahnya kesitu semua. Banyak motor yang naik flyover sampai nekat lewat gerbang tol. Akhirnya banyak yang frustasi dan parkir kendaraan di pusat perbelanjaan di sekitar, di spbu, atau secara random di pinggir jalan. "Ga bakal ada yang nyuri" mungkin itu di pikiran mereka, orang pemiliknya aja stress mau lewat mana, ga bisa jalan.
Saya (dan adik saya) memutuskan parkir di suatu pusat perbelanjaan. Dalam perjalanan ada yang memanggil, suaranya familiar, berasal dari mobil carry yang biasa bolak balik Cengkareng-Kamal.
A dan B : "woi gun, gun, woi"
M :"apaan? lah lu bukannya OSK ? udah jam 9."
A : "gimana mau OSK orang ga bisa jalan begini"
M : "ya Allah kirain udah pada anteng ngerjain soal. Yaudah gua mau UTS, duluan yoo."
Di dalam mobil ada sekitar 6-8 orang, saya lupa, terjebak kemacetan, tipis harapan mereka untuk sampai tepat waktu, atau setidaknya sampai sebelum OSK berakhir. Yang paling ngeselin adalah saat tau kalau ringroad yang sebelah barat, lancar tanpa hambatan. Jagoan sekali lalu lintas ini.
Saya telat sampai di sekolah, saat sampai, waktu mengerjakan soal tinggal +- 1 jam lagi. Malas nyusul, saya nekat ambil soal langsung dan mengerjakan kurang dari 1 jam. Mata ujian waktu itu adalah bahasa Inggris. Pikiran sebenarnya agak terganggu karena saya baru sadar, mereka yang terjebak itu hanya sebagian dari perwakilan. "Jadi yang lain bagaimana nasibnya ?" "Kena macet juga nggak?" "Gimana kalo ga ada yang mewakili untuk hari kedua?" pertanyaan-pertanyaan yang mengganggu dalam kesempitan.
Selesai UTS jam pertama, saya mencoba bertanya ke penumpang di mobil yang satunya lagi. Alhamdulillah mereka selamat sampai di 112, dan sempat ikut walaupun telat, tapi dapat kabar juga di mobil yang saya temui tadi pagi. Mereka belum sampai. Luar biasa, ckck. Akhirnya sampai mereka pulang kembali ke 33, ada yang berhasil untuk berjuang, ada juga yang 'kalah' duluan. Ya sudahlah, pasti ada hikmahnya.
Sebelum keluar pengumuman resmi OSK, diadakan semacam pembinaan di Puncak, Bogor oleh Dinas Pendidikan Jakarta Barat (kalo ga salah). Dari sekolah saya hanya diundang 5 orang. Pembinaannya ternyata hanya begitu-begitu saja, ya begitu. Yang paling beruntung adalah anak mat dan bio karena materi mereka dibahas. Dan yang paling saya ingat hanya video yang curanmor - antonim nya saja hahahaha :D
Pengumuman OSK akhirnya keluar. Ada 19 orang dari 7 bidang yang berhak mengikuti pelatihan tahap 1 tingkat DKI Jakarta. Pelatihan untuk matematika diadakan di SMAN 3, fisika di SMAN 28, kimia di SMAN 6, biologi di SMAN 8, komputer si SMAN 70, ekonomi di SMAN 48, kebumian di SMAN 1, dan astronomi lupa dimana, yang jelas di Jakarta juga lah.
Saya, dan 2 orang lain, gele dan ucup.m (nama disamarkan) dapat tempat di SMAN 6. Agak ngeri karena katanya disana rawan keributan. Ngerinya anak kimia sama anak komputer yang ribut ntar (?) Tapi tak apalah hanya beberapa hari ini. Setiap pagi kami menuju blok M untuk selanjutnya pelatihan di SMAN 6. Dan setiap pulang kami harus buru-buru, takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Setiap pulang juga kami (atau cuma saya yang sadar) kalau suasananya memang mendukung terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Datang saja ke lingkungan sekitar sana , keliling sedikit, pasti langsung tahu kok (?) Pernah satu hari saat pelatihan, sorenya terjadi tawuran, katanya masuk berita. Duh. Pernah juga ga bisa pulang karena ada demo buruh. Kami sempat ingin ber'selingkuh' dengan metromini tapi yang diharapkan tak kunjung datang, sampai akhirnya transjakarta kembali memberi kami harapan untuk pulang.
Pelatihan tahap I berlangsung hanya 2 hari, dan hanya membahas materi kimia dasar dan beberapa soal-soal. Untuk rute kali ini, transjakartanya enak, nyaman. :) Banyak kursi kosong, saya selalu menyempatkan diri untuk tidur dalam bis, baik dalam keadaan duduk maupun berdiri. Tidak pernah ada penggerutuan dan penghinaan fasilitas umum lagi. Sampai disana pun jarang terlambat. Kalaupun telat paling hanya 15 menit, dan kelas belum dimulai. Seleksi pra OSP diadakan pada hari ketiga pembinaan. Seperti biasa, menggunakan ljk, agak rawan, takut scannernya khilaf.
Tanggal 14-18 Mei SMAN 33 Jakarta mengadakan study tour ke Yogyakarta. Pada saat sebelum berangkat sebenarnya saya sudah diberitahu siapa yang lolos untuk bidang kimia. Tanggal 17nya, saat perjalanan pulang, di situs SMAN 8 ternyata terdapat nama-nama peserta yang berhak mengikuti pembinaan tahap 2.
Pelatihan tahap 2 tingkat DKI Jakarta dilaksanakan sekitar 6 hari kalau tidak salah, sampai sebelum OSP. Pelatihan ini diisi oleh dosen dari UI, dosen yang sama pada tahun 2011. Pak Badjri (org), dosen favorit anak OSP kimia DKI ^^; pak Agus (anorg), yang sering bawa model-model kristal yang bikin penasaran pengen megang-_- ; pak Imam (fis), yang mengajarkan cara menggunakan integrasi dengan kalkulator , dan hari hari terakhir diisi pembahasan soal. Anak-anak tahun ini lebih rusuh dari tahun kemarin -_- bangku auditorium sekolah orang sampai ada yang rusak. Konsumsi tahun ini juga memprihatinkan, ga ada snack saat istirahat pertama. Sekalinya dibawakan susu, langsung berebut karena memang hanya yang paling cepat yang akan dapat.
OSP diadakan pada tanggal 4-5 Juni 2012, masih di SMAN 3 Jakarta, dan masih melar sedikit waktu mulainya. Soal untuk tahun ini agak meledek, entah argumen pak Wiji benar atau memang pembuat soal sengaja ingin mengetes 'memori' kami ._. Dari 30 pg dan 7 essay, saya berhasil menjawab sekitar 80%. Problem tersulit adalah Soal nomor 5 essay : senyawa fenol. Disana ga ada konsentrasi bromatnya woy :v gimana mau ngitung. Seorang sempat bertanya tentang soalnya, apakah harus diasumsikan 0,1 M atau nggak. Akhirnya nebak, pasti substitusinya 3 kali hahahak -_- Soal nomor 2 juga, kalor larutannya berhasil menipu saya. Soal nomor 5 (anilin) familiar, dan ternyata benar, sudah pernah diberikan saat pelatihan tahun 2011 dulu.
NB: ternyata konsentrasi bromatnya memang 0,1 M, di kunci jawaban yang beredar ._. dan substitusinya memang 3 kali :D
Singkat cerita, tahun ini pengumuman benar-benar saya tunggu-tunggu. Saya menemukan sebuah grup yang tampaknya update terus tentang pengumuman OSP, sampai ada yang menebar hoax lah -- php. Grup ini saya mata-matai terus untuk memantau perkembangan tentang OSP saat itu.
Suatu hari di bulan Juli, anak-anak sevel (bukan, bukan yang 7-11, tapi XI IPA 2) janjian main futsal, main-main menghibur diri sekalian temu kangen. Saya (yang sejak menemukan) masih memantau grup tersebut, dan ada yang posting pengumuman! Selesai mandi lari ke warnet terdekat (karena belum ada koneksi internet di rumah). Belum buka. Dasar pemalas, rejekimu dipatok ayam kan. Untung warnet satunya lagi masih buka (saat tulisan ini dibuat, tempatnya udah jadi tukang pakan burung ). Yap, degdeg :|
Pertama buka matematika, karena paling atas. Ah ga ada nama dari 33 :/ Lalu saya tergoda untuk langsung buka kimia. Alhamdulillah lolos lagi untuk kedua kali :)
Kemudian buka fisika, alhamdulillah lagi ternyata ada yang lolos dari 33. Kemudian ga tau kenapa ingin loncat ke kebumian, saat saya melihatnya..
Kemudian secara berurutan melanjutkan ke komputer, biologi, astronomi, dan ekonomi, tetap hanya kami berdua yang lolos :(
Saat sampai tempat main futsal, saya tanpa sadar memberi tahu teman saya kalau dia juga lolos, tapi kok kayaknya bego lu gun :| ga ada sense-nya kalau dikasih tau.
...
tbc
| 1 comments | Email This
yang ke X - 2011
Wednesday, May 1, 2013
Ingat May Day, ingat buruh yang demo. Teringat juga pas pelatihan OSP tahun kemarin, nggak bisa pulang gara-gara ada demo. Mana di daerah yang rawan tawuran pula -_-
Daripada pos ini berakhir dengan satu paragraf, sekalian menuangkan ingatan, jadi tulis aja ah cerita dari awal sampai akhir tentang pengalaman saya yang berkaitan dengan OSN.
2010
Jumat jam terakhir, pelajaran ekonomi, pelajaran yang paling malesin karena terletak setelah sholat Jumat dan sebelum libur akhir pekan. Waktu itu dibagikan kertas daftar nama, yang ternyata untuk pendaftaran seleksi OSN.
Saya awalnya pilih biologi, karena pernah ikut sampai tingkat kota di SMP, waktu itu niat gak niat jadi gagal dah -_- Tapi setelah kertas beredar di kalangan warga Deka Penta, kertas itu mampir di saya lagi, ternyata yang memilih biologi hampir setengah kelas -_- Sesuai ilmu peluang, semakin banyak peserta, semakin kecil peluang lolos, akhirnya saya berpaling ke kimia, yang saat itu 'gak ada yang memilih satupun di kelas saya.
Setelah itu, ya.. belajar, untuk persiapan seleksi tingkat sekolah, pertengahan Januari. Sempat dapat motivasi (yang ternyata belakangan ini saya ketahui hanya php) bahwa peserta OSP dapat dengan sangat mudah masuk PTN karena diberi sertifikat atau apalah namanya. Kuliahnya gampang, mudah dapat beasiswa katanya. Tapi ya begitu, kembali lagi ke pernyataan yang di dalam tanda kurung.
2011
Nah, tahun ini seleksi sekolah diadakan kalau tidak salah, tanggal 15 Januari 2011. Untuk bidang kimia ada 30 soal PG, materinya masih materi SMA dan sedikit selipan materi kimia dasar universitas. Belakangan saya ketahui bahwa soal tersebut merupakan soal PG OSK Jakarta Barat tahun 2009.
Beberapa saat, 'gak ada kabar, dan akhirnya, alhamdulillah, dapat peringkat 1 dengan mengamankan 13 poin, walaupun sebenarnya poin segitu masih dibawah standar.
Setelah pengumuman untuk tingkat sekolah, diadakan pelatihan untuk menentukan siapa yang akan maju ke tingkat kota. Saya sebenarnya malas latihan, waktu itu masih sering bareng yusuf.k (X-1) kalau mau latihan. Dari sekian banyak latihan cuma datang paling 2 kali. Akibatnya, sempat hampir ketinggalan seleksi. Waktu itu hari selasa, setelah main badminton jam terakhir (olahraga), pembina tim kimia sebenarnya mengadakan seleksi pada jam istirahat, hanya saja saya ketinggalan info. Alhamdulillah masih diperbolehkan ikut saat pulang, namun jadinya raket yang saya bawa hilang -_- Satu hari kemudian diumumkan hasilnya, alhamdulillah lolos lagi, dan saya jadi satu-satunya kelas X di bidang kimia.
Seleksi tingkat kota diadakan pada, kalau tidak salah, tanggal 10 Mei. Waktu itu 33 menjadi tuan rumah. Agak.. gimana ya -_- karena gak semua peserta OSK di 33, ada yang ditempatkan di sekolah tetangga. Maklum ruang kelas tidak mencukupi. Waktu seleksi juga sempat ada kendala karena izin penggunaan kalkulator, untung saja tidak jadi dilarang, alhamdulillah :)
Selang beberapa hari, ada pengumuman untuk tingkat kota, alhamdulillah, saya lolos lagi, bersama 2 orang lainnya dari 33 untuk bidang kimia :D Saat itu juga diumumkan akan diadakan pelatihan di SMAN 39 Jakarta, untuk bidang kimia.
Tanggal berapa, saya lupa, yang jelas 3 hari, diadakan pelatihan OSP untuk bidang kimia di SMAN 39 Jakarta. Letaknya di Cijantung, saya di Cengkareng. Imbasnya adalah telat setiap pelatihan -_- Kalau setiap pelatihan yang telat disuruh pulang, mungkin saya gak akan pernah latihan. Setiap hari naik transjakarta (alias busway), shelter di BKN setiap hari saya ludahi karena bis rute Kp. Melayu-Kp.Rambutan selalu telat datang, sekalinya datang selalu penuh. Makan t*i, duh -_- Selain pelatihan materi juga dapat pelatihan untuk kesabaran.
Seleksi untuk tingkat provinsi sendiri diadakan dua tahap. Pertama pada hari ketiga pelatihan tahap I, dan kedua yang benar-benar OSP. Pelatihan tahap I benar-benar full dipegang oleh MGMP dan guru-guru. Tapi pelatihan tahap II, dipegang oleh dosen.
Singkat cerita, OSP diadakan tanggal 6-7 Juni, waktu itu hari pertama untuk matematika-fisika-kimia-biologi, dan hari kedua untuk komputer-astronomi-ekonomi-kebumian. Untuk kimia sendiri ada 30 soal PG dan 7 soal essay. Saya hanya bisa mengerjakan sekitar 70% dari keseluruhan soal. Setelah OSP benar-benar gak kepikiran untuk menunggu pengumuman OSN selama liburan.
Tahun ajaran baru, setelah dua hari menduduki kelas XI, pengumuman OSP muncul. Alhamdulillah, saya lolos ke tingkat nasional. Padahal sebenarnya gak ada target untuk sampai sejauh itu. Sebelum berangkat pada tanggal 11, kami (tim kimia DKI Jakarta) dilatih untuk praktikum selama 3 hari di UNJ, dan teori selama 4 hari di SMAN 48. Seluruh tim OSN DKI Jakarta juga menjalani karantina pada tanggal 4-9 September 2011 di Hotel Belezza, Permata Hijau. Oh iya, tim kimia DKI kali ini ada 9 orang, Samuel, Dhika, Nurul, Reza, Felix, saya, Ryan, Renata, dan Lavena.
OSN X 2011
Hari 1 (11 September)
Hanya kedatangan kontingen dari seluruh Indonesia, sekaligus pembagian kamar, gak ada yang spesial. Saya sekamar dengan anak dari Maluku Utara. Dia membuat saya parno karena pernah teriak saat tidur, tengah malam, mengagetkan.
Malamnya kami belajar mandiri. Tim kimia sendiri ditempatkan di hotel Travello, Manado, dekat dengan hotel tempat para pembina dan pendamping berkumpul.
Hari 2 (12 September)
Pembukaan di Grand Kawanua Convention Center. Acaranya meriah, walaupun sebenarnya membosankan bagi saya. Setelah itu kami semua kembali ke 'kediaman' masing-masing. Pada sore hari diadakan Technical Meeting untuk pengarahan kegiatan tes teori dan praktikum. Pada acara ini, diluar dugaan, ternyata jadwal untuk tes teori dan tes praktikum ditukar, karena bahan kimia yang dikirim ke Manado, belum sampai. Harusnya praktikum dilaksanakan terlebih dahulu. Setelah TM, diadakan pembagian jas lab walaupun praktikum diundur jadi tanggal 14.
Hari 3 (13 September)
Tes teori (harusnya tes praktikum) dilaksanakan di SMAN 1 Manado. Kami diantar oleh Trans Kawanua ('busway'nya Manado sepertinya). Tes dimulai sekitar jam setengah 9. Ada 8 soal essay beranak. Secara umum, saya hanya bisa mengerjakan 60 %, yang bagian kimia unsur lancar, tapi organiknya gila, itu juga belum termasuk benar atau salah. Ya sudahlah.
Hari 4 (14 September)
Tes praktikum (harusnya tes teori), juga dilaksanakan di SMAN 1 Manado. Praktikum dibagi 2 sesi, sesi pertama saya dapat yang bagian organik , kromatografi zat warna. Praktikum ini gagal total -_- Platnya salah pakai, ada yang dipakai atas bawah, terus yang kolom gak turun-turun, mau nggak mau saya tebak saja warnanya -_- (karena yang ditanya hanya warna bukan bukti fisik). Sesi kedua saya dapat yang anorganik, sintesis gas hidrogen. Balon yang berhasil saya terbangkan hanya 2, yang satu kempes, capek megangnya, ngukurnya ngantri pula -_-
Malamnya ada jamuan makan malam di Grand Kawanua CC. Cukup satu kata mendeskripsikannya : kenyang.
Hari 5 (15 September)
Hari ini seluruh peserta OSN diajak jalan-jalan. Ya, jalan-jalan lebih tepatnya, bukan rekreasi atau mengunjungi objek wisata. Kami lebih lama berada di mobil ketimbang di tempat rekreasi.
Malamnya pengumuman medali, ini dia yang ditunggu-tunggu. Ternyata kepala sekolah 33 datang juga. Saya sendiri pesimis bisa dapat, walupun masih harap-harap sih. Pengumuman kali ini aneh, dimulai dari perunggu (yang ini wajar) tapi dari yang teratas, jadi klimaksnya gak dapet pas pengumuman medali emas. Waktu pengumuman, tim kimia DKI semua duduk lesehan di lantai, gak tau kenapa ._.
Dari DKI (untuk bidang kimia) ada 5 medali yang berhasil diperoleh, 1 emas (+absolute winner+best experiment) atas nama Samuel Leonardo P. (SMANU M.H.Thamrin), 2 perak atas nama Dhika Aditya (SMAK 3 BPK Penabur Jakarta) dan Nurul Aulia (SMANU M.H.Thamrin), dan 2 perunggu atas nama Theodorus Felix (SMAK 1 BPK Penabur Jakarta) dan Reza Syandika (SMAN 48 Jakarta)
Seperti yang saya duga, saya gak dapat medali tahun ini. Waktu malamnya rasanya biasa saja, karena saya sendiri berpikiran masih bisa ikut tahun depan.
Malamnya, kamar panitia (yang terletak persis di depan kamar saya) gaduh karena ada pembagian sertifikat dan amplop berisi ongkos (katanya). Baru waktu itu sadar, kerasa begonya -_- Jadinya saya melewatkan pembagian amplop yang ternyata hak semua peserta.
Hari 6 (16 September)
Kepulangan seluruh peserta OSN, pendamping, juri, dan lain-lain. Paginya saya dapat SMS dari bu Suyati (pendamping dari 33). Beliau pulang ke Jakarta duluan -_- Sebelum pulang, peserta OSN dari DKI jalan-jalan terlebih dahulu ke Bunaken. Karena hari kerja, disana sangat sepi. Hampir gak ada pengunjung kecuali kami. Setelah dari Bunaken, kami langsung menuju Bandara Sam Ratulangi. Dalam perjalanan saya sadar kalau seragam ketinggalan 1 stel di hotel. Pesawat yang mengantar tim DKI delay karena cuaca buruk. Akhirnya baru berangkat setelah lewat tengah hari, padahal hari itu hari Jumat, masih sempat untuk mengerjakan sholat kalau dipaksakan.
Di dalam pesawat, saya iri melihat mereka yang di lehernya tergantung medali, mereka tertawa, bercanda, tersenyum bahagia. Ada semacam rasa dendam terhadap diri sendiri, dan saya berjanji dalam hati, tahun depan saya yang akan tertawa :3 insya Allah... (masih nyambung)
| 2 Comments | Email This
UN 20 paket
Saturday, March 30, 2013
Assalamu'alaikum. Akhirnya balik kesini juga, setelah sekian lama ditelantarkan -_-
Minggu-minggu ini siswa kelas XII (termasuk saya) sedang 'asyik-asyiknya' mempersiapkan diri menghadapi Ujian Nasional (UN). UN tahun ini memang berbeda karena dibuat 20 paket, dan dengan sistem barcode (atau apalah namanya). Katanya sih untuk menghindari kecurangan. Dan bisa ditebak, banyak siswa (bahkan pihak lain) yang mengeluhkan hal ini.
Sebenarnya apa sih yang ditakutkan dari 20 paket? Wong satu orang cuma disuruh ngerjain 1 paket. Terus soal UN 'kan modelnya gitu-gitu doang. Banyak belajar dari kisi-kisi dan soal tahun lalu juga insya Allah lulus . Yang paling penting itu sebenarnya mental. Mental kalian sudah 'terserang' kalau merasa ketakutan saat mendengar UN 20 paket. Sepintar dan secerdas apapun seseorang, kalau mentalnya kalah, ia akan merasa kesulitan (dan disulitkan oleh dirinya sendiri) bahkan untuk lulus sekalipun. Jangan mau ditakut-takuti oleh kabar bahwa lulus UN tahun ini susah. Kalau kita sendiri yang menganggap susah, ya jadi susah -_- makanya optimis saja.
Semoga sukses untuk seluruh siswa yang akan menghadapi UN. Jangan lupa berdo'a dan minta do'a ke orang-orang terdekat. Selamat berjuang !
Wassalamu'alaikum
| 0 Comments | Email This
Tata nama senyawa ion dan kovalen
Saturday, April 2, 2011
Senyawa ion
Senyawa ion adalah senyawa yang dibentuk dari unsur logam dan nonlogam, contohnya NaCl, KF, Fe2O3.
Senyawa ion dinamai dengan format sebagai berikut :
1. Untuk kation yang hanya punya satu bilangan oksidasi :
(nama kation) (nama anion + ida)
Contoh :
NaCl = Natrium Klorida
K2S = Kalium Sulfida
MgO = Magnesium Oksida
Kation yang hanya punya satu bilangan oksidasi berasal dari golongan IA dan IIA.
2. Untuk unsur dengan lebih dari satu biloks (beberapa logam gol. IIIA dan beberapa logam transisi gol.B):
(nama kation) (bilangan oksidasi kation dalam angka romawi) (nama anion + ida)
Contoh :
Fe2O3= besi (III) oksida
Cr2O3 = kromium (III) oksida
Hg2Cl2= raksa (I) klorida
Senyawa kovalen
Senyawa kovalen adalah senyawa yang dibentuk dari unsur nonlogam dan unsur nonlogam.
Contoh = N2O5, PCl5, HCl, SO3.
Tata nama :
( awalan sesuai angka indeks + nama unsur di depan) + ( awalan sesuai angka indeks + nama unsur di belakang + ida )
Contoh :
N2O5 = dinitrogen pentaoksida
PCl5= fosforus pentaklorida
SO3 = sulfur trioksida
Perhatikan bahwa awalan mono untuk unsur fosforus (P) dan sulfur (S) di atas tidak perlu ditulis.
Walaupun sebenarnya tata nama seperti senyawa ion diatas dapat diaplikasikan kepada senyawa kovalen, namun tata nama senyawa kovalen dengan menyebut angka indeks lebih umum dipakai.
Awalan untuk angka indeks :
1 = mono 6 = heksa
2 = di 7 = hepta
3 = tri 8 = okta
4 = tetra 9 = nona
5 = penta 10 = deka
| 0 Comments | Email This
Reduksi Oksidasi
Thursday, March 31, 2011
Reaksi redoks atau reaksi reduksi-oksidasi adalah reaksi yang melibatkan penerimaan dan pelepasan elektron (definisi saat ini). Sebelumnya reaksi redoks dianggap sebagai reaksi yang melibatkan oksigen. Namun, karena terlalu sempit, maka diperluas menjadi reaksi yang melibatkan elektron. Untuk mempermudah mengenali reaksi redoks dan zat at yang mengalami reduksi dan oksidasi, maka reaksi redoks diperluas definisinya menjadi reaksi yang dimana beberapa atom yang terlibat ada yang mengalami kenaikan bilangan oksidasi (oksidasi) dan penurunan bilangan oksidasi (reduksi).
Bilangan Oksidasi
3. Bilangan oksidasi unsur yang lebih elektropositif pada molekul adalah positif. Bilangan oksidasi unsur yang lebih elektronegatif pada molekul adalah negatif. Contoh : NaCl, Cl lebih elektronegatif, maka bilangan oksidasi Na> 0 dan bilangan oksidasi Cl<0.
4. Bilangan oksidasi ion monoatomik sama dengan muatannya sendiri. Contoh : Na+ = 1
Ca2+ = 2.
5. Jumlah bilangan oksidasi untuk molekul netral adalah nol. Jumlah bilangan oksidasi untuk spesi ion sama dengan muatannya sendiri. H2O = 0
6. Bilangan oksidasi logam alkali (Li,Na,K,Rb,Cs,Fr) dalam senyawa adalah +1. Bilangan oksidasi logam alkali tanah dalam senyawa adalah +2.
7. Bilangan oksidasi hidrogen adalah +1 pada kebanyakan senyawa tetapi -1 pada hidrida logam (logam golongan utama yang bersenyawa dengan H). Contoh NaH, LiH, CaH2.
8. Bilangan oksidasi oksigen adalah -2 pada kebanyakan senyawa, tapi pada peroksida (contoh : H2O2) -1 dan superoksida -½ ( contoh : K2O).
Cara untuk menetukan bilangan oksidasi suatu senyawa
1. Tentukan salah satu unsur yang bisa diketahui secara pasti bilangan oksidasinya.
2. Gunakan unsur tersebut sebagai patokan. Jumlah bilangan oksidasi dalam suatu unsur adalah angka indeks unsur tersebut dikalikan dengan bilangan oksidasinya.
3. Apabila senyawa tersebut mempunyai rumus molekul yang rumit dan berupa senyawa ion, maka senyawa itu hendaknya dipecah menjadi kation dan anion untuk memudahkan menghitung biloks.
Contoh :
Hitung bilangan oksidasi pada senyawa
Jawab :
1. Tentukan salah satu unsur yang biloksnya diketahui, dalam hal ini, sesuai ketentuan-ketentan di atas adalah :
H = +1 (sesuai ketentuan nomor 7 di atas, O = -2 (sesuai ketentuan nomor 8).
2. Lihat muatan senyawa (biasanya terletak di pojok kanan atas lambang senyawa). Bila tidak ditulis berarti senyawa tersebut netral dan total jumlah biloksnya 0.
3. Jumlahkan semua biloks dengan rumus : (biloks unsur a x angka indeks senyawa a) + (biloks unsur b x angka indeks senyawa b)+....(dan seterusnya, tergantung jumlah jenis unsur yang menyusun senyawa. Angka indeks terdapat di sebelah kanan bawah lambang unsur.
Dalam hal ini : (biloks H x 2) + (biloks S x 2) + (biloks O x 7) = total biloks
(+1x2) + (biloks S x 2 ) + (-2 x 7) = 0
(+2)+(-14)+(biloks S x 2) = 0 ( menggunakan sifat komutatif)
-12+ (biloks S x 2) = 0
biloks S x 2 = +12
biloks S = +12/2 = +6.
1. Supaya mudah, unsur ini bisa dipecah menjadi kation dan anion.
(NH4)2Cr2O7a ---> 2(NH4)+ + Cr2O72-
Untuk (NH4)+= biloks H adalah +1, maka : (biloks N x 1) + ( +1 x 4) = +1 (muatan di pojok kanan atas = +1)
maka : (biloks N) + (+4) = +1
<=> (biloks N) = 1 - 4 = -3
Jadi biloks N adalah -3 dan H = +1
Untuk Cr2O72- = biloks O = -2
maka : (biloks Cr x 2) + (-2 x 7) = -2
(biloks Cr x 2) + (-14) = -2
(biloks Cr x 2) = -2 + 14
(biloks Cr x 2)= +12
biloks Cr = +12/2 = +6
Reaksi redoks
Sebuah reaksi dikatakan reaksi redoks apabila bilangan oksidasi yang dimiliki unsur pada reaktan (sebelah kiri tanda panah) berbeda dengan bilangan oksidasi unsur yang sama pada suatu produk (sebelah kanan tanda panah). Reduktor adalah senyawa yang mengalami oksidasi (kenaikan biloks), dan oksidator adalah senyawa yang mengalami reduksi (penurunan biloks).
Contoh :
| 0 Comments | Email This
Kation dan Anion
Wednesday, March 30, 2011
TABEL KATION ( ION POSITIF)
| KATION |
| Ag+ Perak |
| Al 3+ Alumunium |
| Ba2+ Barium |
| Be2+ Berilium |
| Ca2+ Kalsium |
| Cd2+ Kadmium |
| Co2+ Kobalt (II) |
| Co3+ Koblat (III) |
| Cr2+ Kromium(II) |
| Cr3+ Kromium(III) |
| Cr6+ Kromium(IV) |
| Cs+ Sesium |
| Cu+ Tembaga (cupro) |
| Cu2+ Tembaga (II) (cupri) |
| Cu3+ Tembaga (III) |
| Fe2+ Besi (II) (ferro) |
| Fe3+ Besi (III) (ferri) |
| Ga3+ Galium |
| H+ Hidrogen |
| He2+ Helium |
| Hg+ Raksa (merkuro) |
| Hg2+ Raksa (II) (merkuri) |
| K+ Kalium |
| Li+ Litium |
| Mg2+ Magnesium |
| Mn2+ Mangan(II) |
| Mn3+ Mangan(III) |
| Mn4+ Mangan(IV) |
| Mn7+ Mangan(VII) |
| Na+ Natrium |
| Na+ Natrium |
| Ni2+ Nikel (II) |
| Ni3+ Nikel(III) |
| Pb2+ Timbal (II) (plumbo) |
| Pb4+ Timbal (IV) (plumbi) |
| Sn2+ Tin (II) |
| Sn4+ Tin (IV) |
| Sr2+ Stronsium |
| Zn2+ Seng |
| H3O+ Hidronium |
| Hg22+ Merkuri |
| NH4+ Amonium |
| NO2+ Nitronium |
| UO22+ Uranil |
TABEL ANION (ION NEGATIF)
| ANION |
| As3- Arsenida |
| Br- Bromida |
| Cl- Klorida |
| F- Fluorida |
| H- Hidrida |
| I- Iodida |
| N3- Nitrida |
| O2- Oksida |
| O22- Peroksida |
| P3- Fosfida |
| S2- Sulfida |
| AsO3 3- Arsenit |
| AsO4 3- Arsenat |
| BO3 3- Borat |
| BrO - Hipobromit |
| BrO3- Bromat |
| C2O4 2- Oksalat |
| CH3COO- Asetat |
| ClO - Hipoklorit |
| ClO2- Klorit |
| ClO3 - Klorat |
| ClO4 - Perklorat |
| CN - Sianida |
| CO3 2- Karbonat |
| Cr2O7 2- Dikromat |
| CrO4 2- Kromat |
| H2PO4- Dihidrogen Fosfat |
| HCO3- Hidrogen Carbonat |
| HPO4 2- Hidrogen Fosfat |
| HSO3- Hidrogen Sulfit |
| HSO4- Hidrogen Sulfat |
| IO 3- Iodat |
| MnO4 - Permanganat |
| NO2 - Nitrit |
| NO3 - Nitrat |
| OH - Hidroksida |
| PO3 3- Fosfit |
| PO4 3- Fosfat |
| S2O3 2- Tiosulfat |
| S4O6 2- Tetrationat |
| SO3 2- Sulfit |
| SO4 2- Sulfat |
Dikutip dari berbagai sumber
| 3 Comments | Email This








